Situasi Terkini Dunia Pendidikan Tinggi Indonesia

(Sambutan Rencana Pengesahan RUU Pendidikan Tinggi (PT))

Oleh : Raja Amar*

Dunia pendidikan Indonesia saat ini sedang digemparkan dengan rencana pengesahan RUU PT. Apa itu RUU PT ? Rancangan Undang – Undang Pendidikan Tinggi, di dalam RUU ini telah diatur mekanisme pengelolaan akademik maupun non akademik perguruan tinggi. Poin penting dalam RUU PT adalah dimana perguruan tinggi akan diberikan kemandirian dengan mengubah bentuk Perguruan Tinggi Negeri menjadi perguruan tinggi Badan Hukum Milik Negara (BHMN).

Perguruan tinggi berstatus BHMN ini yang akan banyak memunculkan persoalan dalam dunia pendidikan. Di dalam RUU PT juga terdapat legitimasi praktek pendidikan Indonesia yang bertentangan dengan esensi dan orientasi pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Kenapa bisa demikian?

RUU PT, pergantian status Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menjadi Perguruan Tinggi Berbadan Hukum adalah bentuk kongkrit atas lepasnya tanggung jawab negara terhadap pendidikan. Meskipun terdapat embel-embel  “Milik Negara”, telah terpapar jelas dalam PP No.061/1999 bahwa modal BHMN tidak berasal dari APBN dan APBD. Modal didapatkan dari sumber kekayaan negara yang ada dalam Perguruan Tinggi BHMN tersebut. Hal ini tidak lain “peguruan tinggi melakukan swadaya modal” dan juga merupakan legitimasi bagi perguruan tinggi untuk melakukan bisnis.

Hilangnya pendanaan pemerintah terhadap penyelenggaraan pendidikan ini juga akan mendorong perguruan tinggi untuk memaksimalkan pendapatan diluar APBN/APBD dan efisiensi biaya operasional. Memaksimalkan pendapatan, salah satunya dengan meningkatkan biaya kuliah. Biaya untuk mengakses hak kita (pendidikan) yang saat ini sudah sangat tinggi harus kembali ditingkatkan. Secara umum biaya pendidikan di Indonesia akan semakin meningkat tajam.

 

Bagaimana dengan kampus swasta?

RUU PT juga memberikan kesempatan bagi perguruan tinggi swasta untuk menjadi BHMN dengan syarat-syarat tertentu. Untuk memenuhi syarat tersebut tentunya PTS harus dapat bersaing terlebih dahulu dengan PT BHMN yang telah disahkan. Terjadilah persaingan antar perguruan tinggi yang akhirnya memerlukan kekuatan finansial dalam organisasi PTS. Sumber dana terbesar perguruan tinggi yaitu peserta didik lagi-lagi perlu dimaksimalkan. Baik melalui menaikkan SPP, biaya SKS, Tridharma, hingga penyewaan fasilitas kampus. Tidak berhenti di situ persaingan ini melegitimasi persaingan yang sudah ada yaitu menuju World Class University (WCU). Baik PTS maupun PT BHMN bersaing menjadi universitas bertaraf international. Sedangkan dampak dari ketentuan dalam WCU tidaklah memberikan keringanan bagi mahasiswa, seperti hilangnya semester, terbatasinya organisasi mahasiswa dengan keberadaan presensi 75% yang tak pandang bulu, dsb

 

Nasib dosen dan karyawan?

Singkatnya, tak jauh dari dampak buruk yang didapatkan oleh mahasiswa. Dalam ketentuan BHMN mengacu pada PP No.061/1999 bab 14 tentang ketenagakerjaan poin 3 menjelaskan Dosen, karyawan, tenaga administrasi, pustakawan dan teknisi di perguruan tinggi berstatus pegawai negeri sipil secara bertahap dialihkan menjadi pegawai perguruan tinggi. Seperti halnya di UI (Universitas Indonesia) yang telah menerapkan BHMN, mendapat banyak pertentangan disebabkan status tenaga kerja yang tidak jelas. Sistem outsourching yang sangat merugikan tenaga kerja akan menjadi solusi terbaik dari yang terburuk.

Bagi yang sadar, berdealitika serta ingin melakukan great lift forward, segera diskusikan hal ini dengan teman-teman lain. Tak seperti tong yang nyaring, Front Mahasiswa Nasional mengajak seluruh mahasiswa Indonesia untuk melakukan langkah-langkah kongkrit sebagai sikap nyata. Silahkan hubungi Pimpinan Ranting terdekat atau contact person dalam selebaran ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s